Showing posts with label Apa Kabar Graz?. Show all posts
Showing posts with label Apa Kabar Graz?. Show all posts
Monday, 5 October 2015
Tuesday, 30 June 2015
Buka Bersama di Graz
by Syifa Nurhanifah
Images by Sri Yuliyanti and Vina
Salah satu hikmah dari bulan Ramadhan adalah “nikmatnya kebersamaan”. Jika dibandingkan dengan bulan-bulan selain bulan Ramadhan, acara makan bersama itu tergolong sesuatu hal yang “jarang terjadi” mungkin bisa dikatakan yah paling sering sebulan sekali makan bareng teman-teman. Selebihnya ya kita sibuk masing-masing.
Tetapi ketika Ramadhan datang, rasa kebersamaan itu seakan sebuah kebutuhan yang jika tak dipenuhi terasa tak afdhol Ramadhannya. Seminggu pun bahkan bisa 2 sampai 3 kali ada acara “Iftar” (atau kalo orang Indonesia bilangnya Bukber). Apalagi yang tinggal di Wina, asyik bener deh kalo udah Ramadhan, ada KBRI dan Wapena yang selalu mengadakan Bukber ini tiap minggunya dengan menyuguhkan makanan-makanan Indo dan kajian Ramadhan.... mmmmm... bikin hilang rasa kangen kampung halaman :D
Kebersamaan adalah juga merupakan “pondasi” dari sebuah Komunitas yang harus dijaga kekokohannya supaya komunitas ini tetap berdiri kuat. Berangkat dari semangat inilah, PPI Austria juga mengadakan acara Bukber di bulan puasa ini yang bertujuan untuk terus memupuk tali silaturrahmi dan keeratan antar anggota. Dan kali ini yang mengadakan Bukber adalah teman-teman PPI di Graz! Lho kenapa Graz?? Jawabannya bisa kalian dapatkan setelah selesai membaca artikel ini ;)
Kalo boleh saya jujur, saya sangat bangga dan salut terhadap temen-temen PPI yang hidup di Graz. Kekompakkan dan solidaritas mereka sesama mahasiswa dari Indonesia bisa dikatakan menakjubkan.. hehe
Dibawah Komando wanita-wanita luar biasa seperti Mbak Marini, mbak Nursis, mbak Ossy dan dan mbak Fitri bumbu-bumbu dan sayur mayur itu disulap menjadi sebuah makanan yang sangat lezat... ada es campurrrr dan teh manis sebagai minuman pembuka, kemudian ada Ayam balado, tempe bacem, cap-cay dan Bakso sebagai menu utama, dan terakhir ada tiramisu dan kue bolu... sertaaaaa melon! :D (yang batal hadir.. pokoknya nyesellll deh! :P )
Saking senengnya ada banyak makanan ini sampai lupa klo perut saya kecil :D bersama-sama dengan mbak Ossy kita terkapar kekenyangan :D :D (ups.. :P )
Ketika yang lain ketawa-ketiwi dengan banyolan si Jo kita berdua cuma bisa nyengirr aja sambil mengelus elus perut mencoba mencari celah untuk bernapas.
Memang beda kalo kita bukber bareng sesama student, ngga ada deh jai’im-ja’iman. Kultum-pun bukan mengupas sekitar tema Ramadhan melainkan tentang Paper dan tugas-tugas kuliah :D menunggu waktu sahur pun bukan dengan tidur, melainkan dengan diskusi dan sharing pengalaman.. luar biasa! :D :D
Terima kasih banyak untuk temen-temen di Graz atas dedikasinya mengadakan Buka puasa ini. Acaranya sukses banget! Buat yang batal hadir mas-mas dari Wina, Sisko, Bram, Peb, mas helmy, mas khoiri juga yang dari Leoben mas Andy dan Anda, salam kalian udah saya sampaikan pada panitia di Graz.. hihi :D
Tuesday, 17 February 2015
Serunya Faschingsumzug di Graz 2015
by Sri Yuliyanti
Pusat kota Graz, Herrengasse, Hauptplatz sangat dipenuhi oleh para peserta dan penonton acara ini. Dan keamanan
tidak diragukan lagi, karena kesiagaan polisi membuat acara ini berlangsung
dengan tertib. Keadaan cuaca cukup dingin, namun tidak menghalangkan semangat dan
kemeriahan mereka. Para peserta memakai kostum yg beragam, contohnya seperti Spiderman, Elvis
Presley, Naga, Badut, dan banyak yang melukis wajah seperti kucing dan lain-lain.

Kemeriahan
pun terlihat sampai di ujung acara. Pemberian hadiah dimulai pukul 13.45, di atas panggung "Kleine Zeitung" di jalan
Färberplatz. Dan "Fasching
Graz" ditutup dengan pembagian hadiah bagi peserta terbaik.
Selain sebagai tradisi, "Fasching Graz" dimanfaatkan bagi banyak orang untuk berkumpul bersama keluarga, kerabat dan teman-teman dalam situasi yang tentunya berbeda. Kuliner khas pun berjejer di tengah kota yang menambah kehangatan "Fasching Graz" pada musim dingin. Selain terdapat Faschingskrapfen, ada juga yang laris, yaitu langos dan manisan.
Hip
hip hura!
Selasa pagi (17/02/2015), "Fasching"
memeriahkan Kota Graz, yang dimulai pukul 11.45. "Fasching", yang dalam bahasa Indonesia artinya "karnaval", adalah tradisi sejak tahun 1966 hingga sekarang, yang sebenarnya diawali hanya sebagai lelucon dengan berkostum bebas untuk lucu-lucuan. Karena kegiatan ini menyenangkan bagi orang-orang, dijadikanlah tradisi tiap tahun.
Atas perhatian pemerintah daerah setempat dan dukungan dari ‘‘Kleine
Zeitung‘‘ (koran untuk wilayah Steirmark dan Kärnten),
terselenggaralah "Fasching" dengan
tujuan meresmikan jembatan utama Graz yang bernama Erzherzog-Johann-Bruecke.
Ada hal yang paling menarik
dari "Faching Graz": selain gratis untuk peserta dan penonton, ada juga
hadiah untuk peserta yg terbaik dalam hal kreativitas
berkostum. Seru bukan! Bagi anak- anak pun banyak keseruan-keseruan
yang mereka dapatkan, seperti menggambar, bermain balon, dan aksi badut yang lucu. Spesialnya "Fasching Graz" kali ini, disediakan
sebanyak 6000 donat Faschingskrapfen untuk anak-anak tanpa harus bayar. Info dan resep Faschingskrapfen: http://www.wien.info/en/shopping-wining-dining/viennese-cuisine/recipes/faschingskrapfen
Selain sebagai tradisi, "Fasching Graz" dimanfaatkan bagi banyak orang untuk berkumpul bersama keluarga, kerabat dan teman-teman dalam situasi yang tentunya berbeda. Kuliner khas pun berjejer di tengah kota yang menambah kehangatan "Fasching Graz" pada musim dingin. Selain terdapat Faschingskrapfen, ada juga yang laris, yaitu langos dan manisan.
Untuk
tahun berikutnya akan ada keseruan-keseruan apa lagi yaaaaa??!
Subscribe to:
Posts (Atom)







